Alat Penerangan Kapal Khusus Untuk Berlayar

Penerangan merupakan salah satu aspek yang paling penting dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan baik pada siang hari maupun malam hari. Penerangan sendiri merupakan segala sesuatu yang berhubungan erat dengan cahaya dan penglihatan. Alat penerangan kapal yang bisa didapat dari distributor perlengkapan kapal memiliki fungsi utama untuk meningkatkan keselamatan serta kenyamanan khususnya pada malam hari.

Tidak hanya itu, alat penerangan juga berfungsi untuk meningkatkan keamanan pada jalan ataupun alat transportasi lainnya. Selain itu, alat penerangan juga kerap dimanfaatkan sebagai aksesoris untuk memperindah dan mempercantik suatu benda atau suatu area.

Alat penerangan kapal tidak hanya terdapat di jalan raya saja, namun dapat ditemui hampir di semua tempat. Mulai dari tempat yang bersifat pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi, hingga di tempat umum seperti supermarket dan restoran. Alat penerangan juga dapat ditemukan di berbagai jenis benda, mulai yang sederhana seperti pena mainan hingga yang canggih seperti gawai. Berbagai bukti di atas sekaligus mendukung pernyataan mengenai betapa pentingnya alat penerangan bagi segala aspek di kehidupan manusia. Alat penerangan juga kerap digunakan pada berbagai jenis jenis kapal dan alat transportasi yang ada di dunia, termasuk juga kapal laut. Maka dari itu, alat penerangan kapal merupakan salah satu perlengkapan kapal yang sangat penting.

Ada berbagai macam alat penerangan yang dapat kita temui di atas kapal laut. Tentunya, berbagai jenis alat penerangan ini memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Alat penerangan yang berada di atas kapal laut dapat berupa lampu-lampu yang berjejer di sepanjang sisi kapal. Ada juga jenis alat penerangan peralatan kapal berupa lampu untuk sistem navigasi. Lampu jenis ini biasa dipakai bila akan berlayar pada waktu antara matahari terbit dan juga terbenam. Hal ini bertujuan agar lokasi dan keberadaan kapal dapat selalu terpantau oleh lingkungan sekitar.

Selain itu, lampu jenis ini juga diwajibkan untuk menyala pada saat badai besar. Sehingga kemungkinan kecelakaan pada lalu lintas perairan dapat serta merta diminimalisir. Lampu navigasi juga diwajibkan untuk menyala ketika cuaca sedang tidak mendukung, misalnya area perairan tertutup kabut dan asap yang tebal. Hal ini tentunya dilakukan demi kepentingan penglihatan secara jelas dan keselamatan kapal yang lain serta seluruh pengguna jalur laut. Pada artikel kali ini, kita akan membahas sejumlah alat penerangan khusus yang biasa ditemukan di atas kapal laut. Langsung saja kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Lampu Jalan

Alat penerangan khusus yang dapat ditemui di kapal laut yang akan dibahas untuk pertama kalinya adalah lampu jalan. Alat penerangan jenis ini biasa juga disebut dengan istilah masthead light. Alat penerangan jenis ini merupakan lampu berwarna putih yang dipasang dengan sudut sinar 225 derajat pada tiang lampu navigasi. Tinggi dari lampu jalan ini sekitar 4/3 kali lebih tinggi bila dibandingkan dengan tiang lampu sisi. Tiang lampu sisi yang dimaksud pada pernyataan sebelumnya adalah tiang lampu lambung.  

Alat penerangan jenis ini umumnya diletakkan pada bagian kapal laut atas sumbu tengah muka belakang kapal. Lampu jalan ini memiliki cahaya tetap yang sangat membantu dan sangat penting bagi setiap kapal. Untuk kapal yang memiliki panjang lebih dari 50 meter, ada persyaratan tambahan. Yaitu harus memiliki dua buah lampu jalan penerangan tiang. Dengan catatan tiang yang posisinya lebih di belakang harus lebih tinggi dibandingkan dengan tiang yang posisinya ada di depan.

Penerangan Lambung

Jenis penerangan yang akan dibahas selanjutnya adalah penerangan lambung. Lambung yang dimaksud disini adalah lambung kapal laut. Alat penerangan lambung kapal ini biasa juga disebut dengan istilah side light. Alat penerangan jenis ini cukup unik yaitu menggunakan lampu dengan dua warna yang berbeda. Lampu yang pertama berwarna merah dan diletakkan di bagian kiri lambung kapal. Sedangkan jenis lampu yang kedua berwarna hijau serta diletakkan di bagian kanan lambung kapal.

Untuk kapal yang memiliki panjang kurang dari 20 meter, ada catatan tambahan. Yaitu penerangan di bagian lambung diperbolehkan dengan dipadukan pada satu lentera. Lentera ini nantinya akan diletakkan di bagian atas muka belakang kapal tersebut. Penerangan lambung ini diketahui memiliki sudut sinar sebesar 112,5 derajat. Penerangan lambung ini juga dipasang sedemikian rupa dan didesain dengan perhitungan yang matang. Sehingga cahaya yang dihasilkan lurus ke depan sampai 22,5 derajat di belakang arah melintang pada sisi yang bersangkutan.

Lampu Buritan

Alat penerangan yang akan diulas pada poin ketiga ini dinamakan lampu buritan. Alat penerangan jenis in biasa juga disebut dengan istilah stern light. Lampu buritan ini merupakan penerangan dengan warna lampu putih dan dipasang pada tiang lampu navigasi. Jenis penerangan ini dipasang menghadap ke buritan kapal dengan sudut penyinaran 135 derajat. Tinggi vertikal lampu buritan ini kira-kira lebih rendah 15 kaki atau kira-kira 4500 meter daripada lampu jangkar. Umumnya menggunakan lampu 60 watt.

Lampu Labuh Jangkar

Alat penerangan berikutnya adalah lampu labuh jangkar. Istilah lain dari jenis penerangan ini adalah anchor light. Alat penerangan jenis ini merupakan lampu khusus yang dipasang pada ujung tiang lampu navigasi kapal, yang merupakan penerangan isyarat. Lampu labuh jangkar ini memiliki fungsi utama untuk memberitahukan bahwa kapal tersebut sedang melabuhkan jangkarnya pada malam hari. Lampu pada alat penerangan jenis ini juga berwarna putih dan mempunyai sudut sinar hingga sebesar 360 derajat. Tinggi vertikal dari tiang lampu labuh jangkar ini dapat mencapai 6 meter. Lampu yang digunakan pada penerangan jenis ini juga 60 watt.

Lampu Tanda Muatan Bahaya

Jenis alat penerangan yang akan dibahas untuk terakhir kalinya adalah lampu tanda muatan bahaya. Dari namanya, para pembaca tentu dapat langsung menebak fungsi utama dari alat penerangan ini. Sesuai dengan namanya, alat penerangan jenis ini menandakan bahwa kapal tersebut sedang membawa berbagai muatan yang dikategorikan sebagai barang berbahaya. Tidak hanya itu, lampu tanda muatan bahaya ini juga memberikan isyarat saat kapal sedang membongkar ataupun memuat berbagai barang berbahaya.

Lampu tanda muatan bahaya ini memakai bola lampu dengan warna merah terang. Alat penerangan jenis ini umumnya dipasang pada sisi kiri tiang lampu navigasi. Sudut sinar dari lampu tanda muatan bahaya ini juga dapat mencapai 360 derajat.

Demikianlah beberapa jenis alat penerangan yang dapat diulas pada artikel kali ini. Semoga informasi tersebut dapat membantu para pembaca sekalian. Terima kasih.